|
|
 |
 |
Jan 6, 2006
"10 LALUAN yang bakal di lalui oleh manusia dari dunia sampai akhirat, bagaimana memudahkannya?
1. Laluan Menuju ke Kubur
* Jauhkan dari perbuatan mengumpat dan mengeji * Hindarkan perasaan irihati (benci) * Jangan teroengaruh dengan emas/ perak * Sucikan qada' hajat dengan istibra (berak/ kencing)
2. Laluan untuk Berjumpa Izrail
* Bersihkan diri dengan bertaubat * Gembirakan hati orang mukmin * Bayar semula qada' yang tertinggal * Kasih sepenuh hati kepada Allah Taala
3. Laluan untuk Bertemu Mungkar Nakir
* Mengucap dua kalimah syahadah * Suka memberi sedekah * Berkata benar * Bersihkan dan perbaiki hati
4. Laluan untuk Memberatkan Timbangan
* Belajar atau mengajar ilmu yang bermanfaat * Sucikan perkataan dan pakaian * Bersyukur dengan yang sedikit * Suka dan redha dengan yang didatangkan oleh Allah
5. Laluan Memantapkan Amalan
* Jauhkan perkataan yang sia-sia * Pendekkan cita-cita dunia * Banyakkan puji-pujian kepada Allah * Banyakkan sedekah dan akhirat
6. Laluan Melalui Titian Siratul Mustaqim
* Kasihilah ailia' Allah Taala * Berbaktilah kepada kedua ibubapa * Berpegang teguh dengan hukum syarak * Bercakap perkataan yang baik sesama makhluk
7. Laluan Menjauhkan Diri dari Neraka
* Banyakkan membaca al-Quran * Banyakkan menangis kerana dosa-dosa yang lalu * Tinggalkan perkara maksiat * Jauhkan segala yang haram
8. Laluan untuk Memasuki Syurga
* Membuat kebajikan seberapa banyak yang boleh * Kasihi orang yang soleh * Kerjakan segala suruhan-suruhan Allah * Merendahkah dari di antara semua makhluk Allah
9. Laluan Berjumpa dengan Nabi Muhammad SAW
* Kasihilah Nabi Allah * Kasihilah Rasulullah SAW * Tuntutilah yang difardhukan oleh Allah * Banyakkan selawat Nabi Muhammad SAW
10. Laluan untuk Bertemu Allah
* Serahkan seluruh jiwa raga kepada Allah * Hindarkan diri dari menderhaka kepada Allah * Betulkan dan baikkan i'tiqad kepada Allah * Bencikan segala yang diharamkan-Nya
<shift> + <enter>
Posted at 07:51 pm by abangriyas
Permalink
"Segala puji bagi Allah yang berfirman:“Dan sungguh Kami telah memerintahkan orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (An-Nisa’: 131)
Serta shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hamba dan rasul-Nya Muhammad yang bersabda:
“saya wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah , serta agar kalian mendengar dan patuh.”
Dan takwa kepada Allah adalah mentaati-Nya dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Wa ba’du:
Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah, muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan pahala yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya ataupun yang mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat bergantung.
1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah dari riya’ baik dalam perkataan ataupun perbuatan.
2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak.
3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk melaksanakan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.
4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan perbanyaklah istighfar.
5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi gerak-gerikmu. Dan ketahuilah bahwa Allah melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang terbersit di hatimu.
6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta qadar yang baik ataupun yang buruk.
7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang lain dengan buta (tanpa memilih dan memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang sesuai dengan sunnah/syari’at dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau termasuk orang yang tidak punya pendirian.
8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan kebaikan karena engkau akan mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikuti/mencontohmu dalam mengamalkannya.
9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu dan bacakan pula kepada keluargamu, demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.
10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan jadilah engkau senantiasa dalam keadaan suci dari hadats dan najis.
11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah di masjid terlebih lagi sahalat ‘Isya dan Fajr (shubuh).
12. Janganlah memakan makanan yang mempunyai bau yang tidak enak seperti bawang putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar tidak membahayakan dirimu dan kaum muslimin.
13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau mendapat kemenangan dengan pahala yang ada pada shalat berjamaah tersebut.
14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan janganlah engkau bakhil kepada orang-orang yang berhak menerimanya.
15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan janganlah berlambat-lambat sampai setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.
16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu ataupun yang akan datang.
17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan Ramadhan tanpa udzur syar’i sebab engkau akan berdosa karenanya.
18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan Ramadhan terlebih-lebih pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar engkau mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah lalu.
19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah Al-Haram jika engkau termasuk orang yang mampu dan janganlah menunda-nunda.
20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya. Laksanakanlah perintahnya dan jauhi larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu di sisi rabmu dan menjadi penolongmu di hari qiyamat.
21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah baik perlahan-lahan ataupun dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk ataupun berbaring. Dan hati-hatilah engkau dari kelalaian.
22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis dzikir termasuk taman surga.
23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang diharamkan dan hati-hatilah engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu merupakan anak panah beracun dari anak panah Iblis.
24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi mata kaki dan janganlah engkau berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.
25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas karena keduanya diharamkan bagi laki-laki.
26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah engkau biarkan wanita-wanitamu menyerupai laki-laki.
27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah kumis dan panjangkanlah janggut.” (hari. Bukhari Dan Muslim)
28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan janganlah engkau minum kecuali yang halal agar doamu diijabah.
29. Ucapkanlah "bismillah" ketika engkau hendak makan dan minum dan ucapkanlah "alhamdulillah" apabila engkau telah selesai.
30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan tangan kanan, ambillah dengan tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan.
31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena kezhaliman itu merupakan kegelapan di hari kiamat.
32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang mukmin dan janganlah dia memakan makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa (dengan ridla dan memilihkan makanan yang halal untuknya).
33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu memberi suap, menerima suap ataupun perantaranya, karena pelakunya terlaknat.
34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan kemurkaan Allah karena Allah akan murka kepadamu. 35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang sesuai dengan syari’at dan doakanlah kebaikan untuk mereka.
36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan persaksian. “Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka hatinya berdosa. Dan Allah maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah: 283)
37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta shabarlah dengan apa yang menimpamu.” (Luqman: 17) Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan rasul-Nya , dan munkar adalah apa-apa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya.
38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang kecil ataupun yang besar dan janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah membantu seorangpun dalam bermaksiat kepada-Nya.
39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman: “Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra’:32)
40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan hati-hatilah dari mendurhakainya.
41. Wajib bagimua untuk silaturahim dan hati-hatilah dari memutuskan hubungan silaturahim.
42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah menyakitinya. Dan apabila dia menyakitimu maka bersabarlah.
43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan saudaramu di jalan Allah.
44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena Allah karena hal itu merupakan tali keimanan yang paling kuat.
45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang shalih dan hati-hatilah dari bermajelis dengan orang-orang yang jelek.
46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum muslimin dan buatlah mereka bahagia.
47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan teliti. Hatilah-hatilah dari sifat keras, kasar dan tergesa-gesa.
48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan jadilah engkau pendengar yang baik.
49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal ataupun tidak engkau kenal.
50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu "assalamualaikum" dan tidak cukup hanya dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja.
51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya dengan kejelekan.
52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan benda mati.
53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan oarng lain karena hal itu termasuk dosa yang paling besar.
54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni menyampaikan perkataan di antara manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara mereka.
55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau menceritakan tentang saudaramu apa-apa yang dia benci jika mengetahuinya.
56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan menyakiti sesama muslim.
57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di antara manusia karena hal itu merupakan amalan yang paling utama.
58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka diamlah.
59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah berdusta karena dusta akan mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada neraka.
60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada sekelompok dengan satu wajah dan kepada kelompok lain dengan wajah yang lain.
61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan janganlah banyak bersumpah meskipun engkau benar.
62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada keutamaan atas seorangpun kecuali dengan taqwa.
63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang sihir dan jangan membenarkan (perkataan) mereka.
64. Janganlah menggambar gambar manuasia dan binatang. Sesungguhnya manusia yang paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang gambar.
65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa di rumahmu karena akan menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu.
66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca: "yarhamukallah" apabila dia mengucapkan: "alhamdulillah"
67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan.
68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan hati-hatilah dari menunda-nunda.
69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta rahmat-Nya dan berbaik sangkalah kepada Allah .
70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa aman darinya.
71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan bersyukurlah dengan segala kenikamatan yang ada.
72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya terus mengalir meskipun engkau telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarakan ilmu.
73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari nereka.
74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada Rasulullah.
Shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepadanya sampai hari kiamat juga kepada keluarganya dan seluruh shahabatnya.
(Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)
Posted at 07:47 pm by abangriyas
Permalink
Pada pagi itu, seperti mana pagi-pagi yang lain. saya menyambut kedatangan seorang tetamu tetapku.
" ", seru Subuh.  "Wa'alaikumsalam", sahutku.
Dan kami terus berpelukan, tanda rindu serta kasih sayang. Kutanya khabar Subuh, bagaimana keadaannya mengembara dari satu tempat ke satu tempat. "Tadi..", kata Subuh dengan sayu, "... saya baru sahaja melintasi satu tempat.
Kucari tempat persinggahan, kuketuk rumah-rumah yang sunyi, tapi satupun yang tiada mahu menerimaku sebagai tetamu." Dan airmata Subuh pun berlinangan.
"Subuh, usah kau pedulikan mereka, bukankah saya menyambutmu dengan penuh rasa kegembiraan? Subuh mengangkat mukanya seolah-olah teringat sesuatu.
"Oh ya, tadi saya lalu di suatu tempat yang tanahnya disebalik sungai. Orang-orangnya sepertimu, menyambutku dengan penuh kesukaan, menjamuku dengan pelbagai hidangan yang lazat serta mengiurkan. Hidangan yang paling kusuka adalah buah Tahajjud, puas kucari dibumi lain, tapi jarang kujumpa. Di situ saya meratah buah Tahajjud dengan puas serta leka".
Dan Subuh merenung mataku mengharapkan sesuatu. saya fahami maksud Subuh.
"Maaf Subuh. saya tiada menanam pohon Al-Lail, jadi saya tidak dapat menghidangkanmu dengan buah yang kau sukai. Tapi saya ada Roti Shiyam",cadangku pada Subuh.
Subuh menolak dengan hormat. "Roti itu ada tuan punyanya", kata Subuh.
"Adakah kau mahu manisan Zikir?" rayuku pada Subuh.
"Baiklah, ambilkan saya sedikit, serta bawakan saya segelas Air Mata Tangisan", pinta Subuh.
saya agak sugul, bagaimana harusku beritahu pada Subuh, yang Mata Air Tangisan sudah hampir kekeringan akibat kemarau Maksiat yang berpanjangan? Namun. saya tetap menjenguk ke dalam Perigi yang memuatkan Mata Air tersebut. saya terkejut. Perigi tersebut hampir separuh penuhnya. Dan saya berdetik didalam hati, adakah ini tanda kemarau akan berakhir? Tanpa berlengah lagi kubawa Air tersebut pada Subuh, tetamu yang kusanjungi, dan kusuakan manisan yang dipintanya. Selesai menjamah kesemuanya, Subuh pun melirikkan sebuah senyuman.
"Subuh ..", seruku, "... mahukah kau tinggal selamanya denganku. saya memerlukan teman dalam kesunyian. Akan kulayan kau dengan sebaiknya,wahai Subuh". Subuh tersenyum lagi menandakan permintaanku tidak akan terpenuhi. "saya perlu menziarahi ramai orang, dan ramai lagi yang memerlukan kehadiranku untuk mengubati rindu mereka, sepertimana saya menguliti mimpimu".
Dan saya akur dengan penjelasan Subuh. "Subuh",.. seruku lagi bila melihat Subuh bersiap untuk pergi, "Sudikah kau menziarahiku lagi esok hari?"
"InsyaAllah", jawab Subuh,"... bukankah saya kekasih yang kau rindui?" Subuh berangkat dengan lambat tetapi tetap.
" ", seru Subuh.
" ", jawabku kembali.
Dan mataku terus meniti langkah Subuh, yang semakin laju dengan setiap langkah. Dan akhirnya Subuh hilang dari pandangan.
P/S : Apalah agaknya keluh kesah dari Zohor, Asar, Magrib dan Isyak? Jawapannya... tersirat dalam diri
Posted at 07:41 pm by abangriyas
Permalink
WARKAH BUAT IBU.………
Mak…….. Terlalu bosan rasanya duduk membilang hari. Dah hampir sepuluh tahun mak pergi, Rasanya baru semalam mak peluk kita kan sejuk syahdu masih terasa lagi ini....
Mak tau tak..... itu lah pertama kali mak peluk anak mak yang nakal ni sejak kita dewasa.… dan itu juga terakhir kali nya. Emmmm...rupanya mak dah tau mak nak pergi jauh.... nak tinggal kan anak2 mak..... nak tinggal kan dunia fana ni..... mak macam dah sedia..... Seminggu sebelum tu.....mak dah menganyam tikar mengkuang 3 helai..... Akak kata sampai ke pagi mak anyam tikar tuu..... tanpa rasa mengantuk, tanpa rasa letih..... kakak pun rasa hairan..... mak tak pernah buat begitu..... lepas itu mak pasang radio kecil di sebelah mak..... tapi mak seolah-olah tak sedar bahawa rancangan radio tu siaran siam..... kengkadang siaran indonesia...mak terus tekun menganyam... Rupanya tikar yang telah mak siapkan tu di gunakan untuk mengiringi mak ke kuburan..
lepas itu mak sapu sampah sekeliling rumah bersih2.... lepas itu mak jemur karpet-karpet... lepas itu mak ubahkan sofa ke tempat lain..mak biarkan ruang tu kosong.. rupanya kat situ jenazah mak diletakkan.. paling menarik sekali mak bagitahu kat mana semua duit dan barang kemas mak.. ada kat dalam almari..... ada kat dalam beg..... ada dalam ASB..... ada kat dalam Tabung Haji.. mak cakap tak berapa cukup lagi.... ada kat dalam gulung tikar..... masa tu mak perasan takk..?? kita gelak sakan bila mak bagitahu duit dalam gulung tikar...kita kata mak ni memang pesenn lama laaa... mak cuma gelak saja... eeemmm..bahagiaa nya saat ituu..
Mak..... Hari tu hari sabtu 18/08/1999 pukul 3 petang mak tiba2 sakit perut..... bila malam tu kita sampai dari KL.....mak dah dalam kesakitan. Akak dan abang kat kampung semua dah pujuk..... mak tetap takmau pergi hospital..... dan cuma tinggal giliran kita sahaja yang belum pujuk. Mak kata mak takmau duduk dalam hospital..... tapi kita berkeras juga pujuk.. nanti di hospital ada doktor...ada ubat untuk mak.. kat rumah kami hanya mampu sapu minyak dan urut saja.. Mak tetap tak bersetuju.....mak memang degil... tak salah, anak mak yang ni pun mengikut perangai mak tu.. Tapi akhirnya bila melihat keadaan mak makin teruk.... mak sakit perut sampai nak sentuh perut mak pun sakit kami adik beradik sepakat hantar juga mak ke hospital.....
Mak..... amponkan kami semua... kami nak mak sihat... kami sayang mak... kami tak mahu mak sakit... kami terpaksa juga hantar mak ke hospital.... ampon kan kami ye mak....
Mak..... Malam itu abang bawa mak ke hospital dan itu lah pertama dan terakhir kali mak naik kereta kita... Masih terbayang betapa ceria dan gembiranya mak, kita kata nak beli kereta.... Mak asyik tanya saja..cukup ke duitt.. kita jawab pula...kalau tak cukup, mak kan banyak duit... mak gelak ajerr..... Lepas tu bila kereta kita sampai.....mak buat kenduri kesyukuran..... Dan kita masih ingat lagi...bila kita eksiden terlanggar keling naik motor.....
Punya lah kita takut...kita warning kakak kita jangan sesekali bagitahu kat mak..... Bila balik sahaja kampung....kita cepat-cepat simpan kereta dalam garaj..... Tapi mak perasan juga bumper depan kemek...mak tanya Kenapa...? Selamba saja kita jawab terlangar pokok bunga..... Mak....tujuan kita menipu tu supaya mak tak risau... Maafkan kita kerana sampai mak pergi mak tak tau hal sebenar... mak, kita menipu mak kan...ampon kan kita....
Mak..... Jam 4.30 pagi 19/08/1999 Bila tiba saja kat hospital....nurse tengah balut mak dengan kain putih..... mak mesti nampak kita jatuh terduduk di lantai hospital... Mesti mak nampak abang cium dahi mak..... Mesti mak nampak akak baca doa untuk mak.... Mesti mak nampak adik terduduk kat kerusi kat sudut itu... mesti mak nampak semua tu kann...kann..kannn Mak tau tak.... Pagi tu balik dari hospital jam 5.20 pagi kita mamandu dalam keadaan separuh sedar... Adik kat sebelah diam melayan perasann... Kenangan bersama mak berputar dalam kepala ini... jalan di depan terasa makin kelam..... airmata dah tak mampu di tahan.... Masa tu seandainya apa-apa terjadi di jalan itu kita rela... Namun alhamdulillah akhirnya kita sampai juga. di sebab kan pagi masih awal, jadi jalan tu lenggang..kosong....sekosong hati ini..... Sepanjang perrjalanan terasa kedinginan subuh itu lain benar suasananya..... terasa syahdu dan sayu begitu...dinginnnn....
Mak..... kita masih ingat lagi... kita baca AlQuran kat tepi mak temankan mak... Jam 11.00 pagi mak di mandi kan.... Anak2 mak yang pangku masa mak mandi.... Mak mesti rasa betapa lembut nya kami mengosok seluruh tubuh mak..... kita gosok kaki mak perlahan lahan..... Mak perasan tak...? Makcik yang mandikan mak tu pujuk kita..... Dia kata..." dikk...jangan nangis...kalau sayang mak jangan buat begitu...jangan nangis ya.." Bila makcik tu kata begitu... lagi laaaa laju airmata ni..tapi kita kawal supaya tak menitik atas mak....
Mak..... Sampai takat ini surat ni kita tulis..... kita nangis ni..... Ni kat dalam bilik...baru pukul 4.00 pagi.... tak ada orang yang bangun lagi..... kita dengar nasyid tajuk "anak soleh" kita sedih...kita rindu kat mak..! Takpa lah.....nanti bila kita selesai sembanyang subuh, kita baca yassin untuk mak... mak tunggu ya...!
Mak.. Sebelum muka mak di tutup buat selamanya... Semua anak2 mak mengelilingi mak...menatap wajah mak buat kali terakhir.... Semua orang kata mak seolah-olah senyum saja... Mak rasa tak....masa tu kita sentuh dahi mak... kita rasa sejukkkk sangat dahi makk..... kita tak mampu nak cium mak...kita tak daya.... kita tuliskan kalimah tauhid kat dahi mak dengan air mawar... Airmata kita tak boleh tahan.... Mak mesti ingat kan yang anak mak ni jadi imam solat jenazah untuk mak... tapi kita suruh tok imam bacakan doa sebab kita sebak....
Jam 12 tengahari mak diusung keluar dari rumah.... Akak pula dah terkulai dalam pelukan makcik.. badan akak terasa panas... makk...anak mak yang seorang tu demam.... Mak tauu...cuma akak seorang saja anak mak yang tak mengiringi mak ke tanah perkuburan...
Mak..... Hari2 ku lalui tanpa kewujudan mak lagi... Begitu terasa kehilangan mak...boleh kata setiap malam selepas maghrib anak mak ini berendam airmata...
Dan sampai satu tahap....masa tu malam jumaat selepas maghrib... Selepas kita baca yassin dengan kawan-kawan. entah Kenapa bila kat bilik kita keluarkan gambar2 mak lepas itu apa lagi... semakin kita tenung terasa semakin sayu...tangisan tak dapat dibendung... Mak tauu...kita cuba bertahan... memujuk diri sendiri tapi tak juga reda... kita rasa nak telefon mak... nak cakap dengan mak.... anak mak yang ni dah tak betul kan..???? Dan akhirnya dalam sedu sedan itu kita telefon kampong... kita cakap dengan kakak..kita nangis lagi. Puas lah kakak memujuk kita... Akak kata..." tak baik laa nangis saja..doa lah untuk mak..nanti kalau gini saja mak yang susah kat sana.." Dan akhirnya akak juga nangis..... Agaknya mak nampak adegan tu... sebab malam jumaat kata orang roh balik rumahh... mengharap sedekah dari anak2 nya...
Mak tau tak...di saat itu kerinduan terasa menusuk sehingga ke hulu hati... rasa nyilu sangat.... menusuk-nusuk sehingga terasa begitu sakit dalam dada ni.... Sampai sekarang bila kerinduan itu menjelma...hanya sedekah al-fatihah kita berikan.....
Mak.... cukup lah sampai sini dulu.... kawan kita dah ketuk pintu bilik tu.... kejap lagi kami nak pergi solat subuh kat masjid... selalunya, kita yang bawak mak naik motor kan... kali ni kita jalan kaki dengan kawan pulak... esok kita ingat nak tulis surat kat ayah pula.... Mula2 kita tak tau nak hantar mana surat ini... lepas itu kawan kita bagitahu...simpan saja buat kenangan..
kita cuma tau alamat ni saja... tak mengapa ye mak...kita kasi orang lain baca... kita stop dulu...sebab kawan kita dah lama tunggu tu. akhir kata untuk mak, I LOVE YOU SO MUCH dan jutaan terima kasih kerana membesarkan kita... memberi seluruh kasih sayang dari kecil sampai masuk sekolah.. sampai masuk univerisiti. sampai kita boleh rasa naik kapal terbang... boleh rasa duduk kat negara orang... Sampai akhir hayat ini jasa mak tak akan mampu kita balas..
Sekian terimakasih.
Yang Benar ~Anak mak yang dah tak degil
Pesanan:
· Hargailah kewujudan mak kita
· Hargailah segala pengorbananan mak
· Berbaktilah selagi mereka masih hidup dan jangan sesekali membantah segala suruhannya yang baik
· Merendahkan suara ketika berbicara
· Ingatlah kita hanya ada satu ibu dan satu bapa saja dalam dunia ini..dan sekiranya Allah menjemput salah seorang atau kedua-duanya, kita tidak akan bertemu lagi dengan mereka sehinggalah hari kebangkitan nanti.
· Doa anak yang soleh sahaja yang dapat meringankan beban seksa ibu dan bapa kita
Posted at 07:29 pm by abangriyas
Permalink
Apr 15, 2005
Berkatmu Ya Ilahi...
PERTEMUAN INI MENGIKAT KASIH SEJATI CINTA DUA HATI KERNA BERKAT MU YG ILAHI
ANDAINYE KASIH KU DAMBAKAN MENCARI CINTA HAKIKI MENCARI PERMATA HATI PENYULUH HIDUP INI
TIADA DAPAT KU KATAKAN HANYA BERSYUKUR PADAMU YA ALLAH MEMBERI CAHAYA SINAR PETUNJUK JALAN BAHAGIA
YA ALLAH PERKUATKANLAH DAKU BERILA PETUNJUK DAN KASIHMU AGAR AKU MENJADI SUAMI YANG SOLEH PEMBIMBING SRI KANDI SOLEHA PEMBAWA ZURIAT YANG BERIMAN...
INSYA-ALLAH.....
Posted at 12:01 am by abangriyas
Permalink
Jan 9, 2005
Bila kita akan berangkat dari alam ini ianya ibarat penerbangan ke sebuah negara
Di mana maklumat tentangnya tidak terdapat dalam sebarang brosur penerbangan, tetapi melalui Al-Quran dan Al-Hadith
Di mana penerbangan bukannya melalui Air Asia atau AirJordan,tetapi Al-Jenazah ATAU AirJenazah
Di mana bekalan kita bukan lagi beg seberat 23 kg, tetapi amalan yang tiada caj lebihan berat, atau tiada caj lebihan berat ianya atas kesudian Pencipta kita
Di mana bajunya bukan Pierre Cardin, atau setaraf dengannya tetapi kain putih cotton
Di mana pewanginya bukan Channel atau Polo, tetapi air mawar dan cendana
Di mana pasport kita bukan Malaysia, British atau American, tetapi Al-Islam
Di mana visa kita bukan lagi sekadar 6 bulan, tetapi 'Lailahaillah'
Di mana pelayannya bukan pramugari jelita, tetapi Izrail dan lain-lain
Di mana layanannya dalamnya bukan lagi kelas business atau ekonmi, sekadar kain yang diwangikan
Di mana destinasi mendarat bukannya KLIA, Heathrow Airport atau Jeddah International, tetapi tanah perkuburan
Di mana ruang menunggunya bukan lagi bilik air-cond dan permaidani, tetapi bilik 6 kaki dalam, gelap gelita
Di mana pegawai imegresen adalah Munkar dan Nakir, mereka hanya memeriksa samada kita layak ke destinasi yang diidamkan
Di mana tidak perlu pegawai kastam dan alat pengesan
Di mana lapangan terbang transit adalah Al-Barzakh
Di mana destinasi terakhir samada Syurga yang mengalir sungai di bawahnya atau Neraka Jahannam
Penerbangan ini tidak dinyatakan nilainya..Ianya percuma, jadi simpanan (savings) anda tidak akan dihabiskan
Penerbangan ini tidak akan dirampas atau dibom, oleh itu tidak perlu bimbang
Sajian tidak akan disediakan, oleh itu tak perlu risaukan masalah alergi atau halal-haram makanan
Jangan risaukan delays, penerbangan ini sentiasa tepat waktunya, ia berangkat dan tiba tepat pada masanya
Jangan fikirkan tentang hiburan dalam penerbangan,anda telah hilang selera bersuka-ria
Jangan bimbang tentang tempahan, ianya telah siap ditempah sejak anda disenyawakan di dalam rahim ibu
Ya! Berita Baik!!
Jangan bimbangkan siapa yang duduk di sebelah anda. Anda adalah satu-satunya penumpang penerbangan ini. Oleh itu bergembiralah selagi boleh! dan sekiranya anda boleh! Hanya ingat!! Penerbangan ini datang tanpa 'amaran' Cuma perlu ingat! Nama anda telah ditempah untuk penerbangan... ADAKAH KITA TELAH BERSEDIA UNTUK BERANGKAT???
Posted at 09:52 pm by abangriyas
Permalink
kalau dahi tak mencecah sejadah di dunia
Bersihkanlah dirimu sebelum kamu dimandikan
Berwudhu'lah kamu sebelum kamu diwudhu'kan
Dan solatlah kamu sebelum kamu disolatkan
Tutuplah 'auratmu sebelum 'auratmu ditutupkan
Dengan kain kafan yang serba putih
Pada waktu itu tidak guna lagi bersedih
Walaupun orang yang hadir itu merintih
Selepas itu kamu akan diletak di atas lantai
Lalu dilaksanakanlah solat Jenazah
Dengan empat kali takbir dan satu salam
Berserta Fatihah, Selawat dan doa
Sebagai memenuhi tuntutan Fardhu Kifayah
Tapi apakah empat kali takbir itu dapat menebus
Segala dosa meninggalkan solat sepanjang hidup?
Apakah solat Jenazah yang tanpa rukuk dan sujud
Dapat membayar hutang rukuk dan sujudmu yang telah
luput?
Sungguh tertipulah dirimu jika beranggapan demikian
Justeru kumenyeru sekelian Muslimin dan Muslimat
Usunglah dirimu ke tikar solat
Sebelum kamu diusung ke liang lahad
Menjadi makanan cacing dan makanan ulat
Iringilah dirimu ke masjid
Sebelum kamu diiringi ke Pusara
Tangisilah dosa-dosamu di dunia
Kerana tangisan tidak berguna di alam baqa'
Sucikanlah dirimu sebelum kamu disucikan
Sedarlah kamu sebelum kamu disedarkan
Dengan panggilan 'Izrail yang menakutkan
Berimanlah kamu sebelum kamu ditalkinkan
Kerana ianya berguna untuk yang tinggal
Bukan yang pergi
Beristighfarlah kamu sebelum kamu diistighfarkan
Namun ketika itu istighfar tidak menyelamatkan
Ingatlah di mana saja kamu berada
Kamu tetap memijak bumi Tuhan
Dan dibumbungi dengan langit Tuhan
Serta menikmati rezeki Tuhan
Justeru bila Dia menyeru, sambutlah seruan-Nya
Sebelum Dia memanggilmu buat kali yang terakhirnya
Ingatlah kamu dahulu hanya setitis air yang tidak
bererti
Lalu menjadi segumpal darah
Lalu menjadi seketul daging
Lalu daging itu membaluti tulang
Lalu jadilah kamu insan yang mempunyai erti
Ingatlah asal usulmu yang tidak bernilai itu
Yang kalau jatuh ke tanah
Ayam tak patok itik tak sudu
Tapi Allah mengangkatmu ke suatu mercu
Yang lebih agung dari malaikat
Lahirmu bukan untuk dunia
Tapi gunakanlah ia buat melayar bahtera akhirat
Sambutlah seruan 'Hayya 'alas Solaah'
Dengan penuh rela dan bersedia
Sambutlah seruan 'Hayya 'alal Falaah'
Jalan kemenangan akhirat dan dunia
Ingatlah yang kekal ialah amal
Menjadi bekal sepanjang jalan
Menjadi teman di perjalanan
Guna kembali ke pangkuan Tuhan
Pada hari itu tiada berguna Harta, tahta dan putera
Isteri, kad kredit dan kereta
Kondominium, saham dan niaga
Kalau dahi tak mencecah sejadah di dunia.
Posted at 09:39 pm by abangriyas
Permalink
DOA SEWAKTU BERSUJUD DAN KEISTIMEWAANNYA
Sewaktu bersujud, kita berada amat hampir dengan Allah. Katakanlah apa sahaja di dalam hati hajat kita sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah s. a. w. yang biasa memanjangkan sujudnya dengan memperbanyakkan zikir dan doa didalamnya.
Sabda Rasulullah s. a. w :- "Suasana yang paling hampir antara seseorang hamba dengan Tuhannya ialah di kala ia bersujud kerana itu hendaklah kamu memperbanyakkan doa di dalamnya."
Banyak doa yang diamalkan oleh Rasulullah untuk kita ikuti. Salah satunya yang paling baik untuk diamalkan ialah doa yang dibaca sewaktu sujud akhir dalam solat.
"Ya Allah, tambahkanlah bagiku rezeki yang banyak lagi halal, imam yang benar, ilmu yang bermanfaat, kesihatan yang elok, kecerdikan yang tinggi, hati yang bersih dan kejayaan yang besar."
Semoga dengan mengamalkan doa itu kita mendapat manfaat atau sekurang-kurangnya menjadi cita-cita kita dalam mencari keredhaan Allah dunia dan akhirat.
Banyak kelebihan memanjangkan sujud dan memperbanyakkan doa di dalamnya. Rasulullah s. a. w biasa berbuat begitu sehingga pernah para sahabat hairan kerana lamanya baginda bersujud.
Keistimewaan umatnya yang bersujud telah disebut oleh baginda dalam sabdanya yang bermaksud:-
"Tiadalah ada seorang umatku melainkan aku yang akan mengenalinya di hari kiamat"
Mendengar itu para sahabat bertanya: "Bagaimanakah engkau dapat mengenali mereka dalam khalayak ramai wahai Rasulullah?"
Jawab baginda: "Tidakkah engkau melihat seandainya sekumpulan unta dimasuki oleh seekor kuda yang amat hitam, sedang di dalamnya pula terdapat sekor kuda putih bersih, maka adakah engkau tidak dapat mengenalinya?"
Sahabat Menjawab: "Bahkan !" Rasulullah menyambung: "Kerana sesungguhnya pada hari itu (kiamat) muka umatku akan putih (berser-seri) disebabkan mereka bersujud (di dunia), segala anggota mereka ( terutama anggota wudu') putih berseri-seri oleh cahaya wudhu' !!!"
KEISTIMEWAANNYA
---------------------
Ahli neraka juga mendapat keselamatan kerana bekas sujudnya. Rasulullah s. a. w. bersabda yang bermaksud:-
"Apabila Allah hendak melimpahkan Rahmat (kebaikan) kepada ahli-ahli neraka yang Dia kehendaki, Dia pun memerintahkan malaikat supaya mengeluarkan orang-orang yang menyembah Allah, lalu mereka dikeluarkan dan mereka dikenali dengan kesan-kesan sujud (di dahi mereka), di mana Allah menegah neraka memakan (menghapuskan) bekas-bekas sujud itu, lalu mereka pun keluar dari neraka, maka setiap tubuh anak Adam akan dimakan api neraka selain bekas sujud"
Begitulah Allah memuliakan hamba-Nya yang bersujud. Orang yang sujud mendapat keistimewaannya apatah lagi di dalam sujud itu kita berdoa. Sudah tentu mendapat perhatian yang sewajarnya. Semoga kita akan menjadi hamba yang benar-benar mendapat rahmat.
Wassalam.
Posted at 09:36 pm by abangriyas
Permalink
Dec 16, 2004
Posted at 07:57 pm by abangriyas
Permalink
Dec 10, 2004
Andainya kasih hendak ku berikan..
"Kasih manusia sering bermusim, sayang manusia tiada abadi. Kasih Tuhan tiada bertepi, sayang Tuhan janjiNya pasti"
Itulah sedikit dari bait - bait lagu Raihan. Lantaran kasih manusia yg sering bermusim dan sayangnya yang tidak kekal lama, kita perlu sentiasa berwaspada terutamanya dalam memilih pasangan. Andainya sikit daripada cinta itu hendak diberi pada seseorang yang boleh digelar suami, pilihlah seorang lelaki yang...
1-Kuat agamanya.
Biar sibuk macamana, solat fardu tetap terpelihara. Utamakanlah pemuda yang kuat pengamalan agamanya. Lihat saja Rasulullah menerima pinangan Saidina Ali buat puterinya Fatimah. Lantaran ketaqwaannya yang tinggi biarpun dia pemuda paling miskin.
2-Baik akhlaknya.
Ketegasannya nyata tapi dia lembut dan bertolak -ansur hakikatnya. Sopan tutur kata gambaran peribadi dan hati yang mulia. Rasa hormatnya pada warga tua ketara.
3-Tegas mempertahankan maruah.
Pernahkah dia menjengah ke tempat - tempat yang menjatuhkan kredibiliti dan maruahnya sebagai seorang Islam.
4-Amanah
Jika dia pernah mengabaikan tugas yang diberi dengan sengaja ditambah pula salah guna kuasa, lupakan saja si dia.
5-Tidak boros
Dia bukanlah kedekut tapi tahu membelanjakan wang dengan bijaksana. Setiap nikmat yang ada dikongsi bersama mereka yang berhak.
6-Tidak liar matanya
Perhatikan apakah matanya kerap meliar ke arah perempuan lain yang lalu-lalang ketika berbicara. Jika ya jawabnya, dia bukanlah calon yang sesuai buat kamu.
7-Terbatas pergaulan
Sebagai lelaki dia tahu dia tak mudah jadi fitnah orang, dan dia tak amalkan cara hidup bebas.
8-Rakan pergaulannya.
Rakan - rakan pergaulannya adalah mereka yang sepertinya.
9-Bertanggungjawab
Rasa tanggungjawabnya dapat diukur kepada sejauh mana dia memperuntukkan dirinya untuk ibubapa dan ahli keluarganya. Jika ibubapanya hidup melarat sedang dia hidup hebat, nyata dia tak bertanggungjawab
10-Tenang wajah
Apa yang tersimpan di dalam sanubari kadang - kadang terpancar pada air muka. Wajahnya tenang, setenang sewaktu dia bercakap dan bertindak.
Berbahagialah kamu jika dicintai calon yang demikian sifatnya...
Ya Allah,mampukah aku mendapat keredhaan-Mu dan naungan-Mu di Padang Masyhar kelak...
-riyas-
Posted at 08:05 pm by abangriyas
Permalink
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|